KOTA BEKASI FAKTAINTEGRITAS.ID – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bekasi resmi memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI yang digelar di Hotel Santika Mega City, Kamis (7/5/2026), Qadar Ruslan Siregar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kota Bekasi masa bakti 2026-2030.

Selain memegang tongkat komando, Ruslan juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Formatur. Bersama empat anggota tim lainnya, ia memikul tanggung jawab besar untuk menyusun struktur kepengurusan yang diharapkan mampu menjawab kompleksitas dunia usaha di “Kota Patriot” selama empat tahun ke depan.

Proses Demokratis dan Efisien

Ketua Organizing Committee (OC), Aji Ali Sabana, mengungkapkan bahwa terpilihnya Ruslan merupakan hasil dari proses panjang yang transparan. Sejak gerbang pendaftaran dibuka pada 23 Februari hingga 21 April 2026, Ruslan menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftarkan diri.

“Mekanisme persidangan organisasi telah menetapkan calon tunggal tersebut secara sah. Mukota ini bukan sekadar rutinitas lima tahunan, melainkan amanat organisasi untuk memastikan regenerasi kepemimpinan berjalan stabil,” jelas Aji.

Membentengi Ekonomi Lokal dari Badai Global

Aji tak menampik bahwa kepengurusan baru ini mewarisi tantangan yang tidak ringan. Ketegangan geopolitik dunia yang mengganggu rantai pasok global turut memukul ketahanan industri lokal, yang memicu gelombang efisiensi hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor.

Menanggapi hal tersebut, KADIN Kota Bekasi di bawah kepemimpinan Ruslan diharapkan mampu berperan sebagai akselerator solusi, dengan fokus pada:

  • Advokasi Kebijakan: Memperjuangkan insentif fiskal dan kemudahan perizinan bagi pengusaha.

  • Stabilitas Industri: Menjaga keberlangsungan usaha di tengah fluktuasi harga komoditas.

  • Inklusivitas: Merangkul seluruh lapisan, dari pelaku UMKM hingga korporasi besar.

Restu dan Harapan Pemerintah Daerah

Kehadiran Pemerintah Kota Bekasi dalam acara tersebut menegaskan pentingnya peran strategis KADIN. Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, yang membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi atas soliditas para pengusaha.

“Persatuan dunia usaha adalah modal sosial yang sangat mahal. Pemerintah Kota Bekasi siap membuka pintu selebar-lebarnya untuk berkolaborasi dengan kepengurusan baru. Kita butuh program konkret yang tidak hanya indah di atas kertas, tapi berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Harris.

Penyerahan pataka KADIN di akhir acara menjadi simbol estafet perjuangan. Kini, publik dan para pelaku usaha menanti langkah nyata dari Qadar Ruslan Siregar untuk membawa KADIN Kota Bekasi menjadi jangkar ekonomi yang kuat di tengah ketidakpastian global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *