KOTA BEKASI : Hari Pertama Musda VI JSIT Indonesia Kota Bekasi menghadirkan Sosok inspiratif dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed., untuk berbagi pengalaman dalam meraih prestasi.
Kehadiran dokter muda yang kini menjabat sebagai Anggota DPR RI ini diharapkan Menjadi Inspirasi para guru dan pengelola SIT yang tergabung dalam JSIT Indonesia Kota Bekasi.
Dalam sesi motivasi yang digelar di Aula Kaliurang Hotel Merapi Merbabu, Jum’at (10/10/2026) dr. Gamal menceritakan pengalaman pribadinya yang penuh perjuangan dan persaingan bukan Cuma tingkat lokal, bahkan hingga tingkal global dunia. Dalam memaparkan setidaknya enam hal penting untuk meraih keberhasilan. Poin pertama, menurutnya, adalah inteligensia keberhasilan yakni kecerdasan dalam memahami dan mempraktikkan ilmu, bukan sekadar menguasai teori.
“Sehingga tidak hanya belajar dari buku semata melainkan juga dari pengalaman,” ungkap dr. Gamal.
Poin kedua adalah penguatan bakat atau talenta yang harus selaras dengan passion, karena hal itu menjadi modal dasar untuk sukses.
“Banyak orang yang sukses atau berhasil itu ternyata bukan yang memiliki bakat, melainkan yang rajin berlatih dan itu banyak sekali contohnya,” ungkapnya.
Sementara poin ketiga adalah kecerdasan atau passion yang dimiliki akan menjadi tidak efektif saat seseorang tidak memiliki mental berjuang dan mental berprestasi.
“Yang kita butuhkan ke depan adalah generasi yang mampu berjuang dalam situasi tersulit sekalipun dengan tangguh,” tegasnya.
Selanjutnya, ia menekankan pentingnya tujuan yang jelas menghasilkan dampak positif untuk masyarakat, serta memiliki nilai religius sebagai benteng moral.
“Religius sebagai benteng terkuat untuk menjaga ketulusan, dedikasi, dan tetap berorientasi positif pada apapun yang dikerjakannya,” tambahnya.
Pria yang pernah meraih penghargaan dari Kerajaan Inggris ini juga berharap kepada guru-guru yang kreatif dan berani mengemukakan ide dan gagasan positif dalam proses belajar mengajar, agar anak didik memiliki karakter kepemimpinan sejak dini, untuk memimpin Indonesia dimasa yang akan datang.
“Saya yakin keberadaan JSIT ini bisa menjadi rahim lahirnya generasi-generasi Islam yang menampilkan keindahan Indonesia lewat karya prestasi dan kepemimpinan,” pungkasnya (Linov)
