BEKASI, 4 April 2026 – Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Kedai Inspirasi, Rawalumbu, dalam gelaran “Halal Bihalal Komika Bersama Kaum Disabilitas”. Mengusung konsep FESTACOM (Festival Stand Up Comedy Inspirasi), acara ini berhasil membuktikan bahwa hiburan komedi bisa berjalan selaras dengan pesan-pesan moral dan nilai inklusivitas.

Acara yang berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 WIB ini dihadiri oleh peserta lintas wilayah, mulai dari Bekasi, Jakarta, Depok, hingga Bintaro.

Komedi yang Beretika dan Menginspirasi

Rangkaian acara dibuka dengan khidmat oleh Ustadz Eman. Selain memaparkan makna mendalam Idulfitri, beliau menekankan bahwa FESTACOM harus tampil beda.

“Humor yang dibawakan harus mengandung inspirasi dan tetap menjaga etika dengan menghindari kata-kata tidak pantas, serta menjauhi isu SARA,” tegas Ustadz Eman dalam pembukaannya.

Estafet inspirasi dilanjutkan oleh Bang Linov, seorang tour leader Pulau Seribu. Dalam penampilannya, ia mengajak audiens untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kehidupan dan menyikapi masalah tanpa rasa resah, dengan humor, keresahan kita tidak jadi keluhan akan tetapi jadi bahan kegembiraan bersama.  Pesan kuncinya yang menyentuh hati adalah keyakinan bahwa saat manusia mengangkat tangan untuk berdoa, maka Allah akan “turun tangan” untuk menyelesaikan segala persoalan.

Ragam Cerita dan Hiburan Kreatif

Keseruan berlanjut dengan penampilan:

  • Bunda Jullie (Bunjul): Guru TK yang membagikan kisah-kisah menggemaskan dan kelucuan saat berinteraksi dengan anak didiknya.

  • Yuditya Yasin & Dudung: Komika yang baru belajar namun mampu mengocok perut penonton yang sedang lapar karena belum makan siang

Memasuki waktu istirahat (ISOMA), suasana tetap cair dengan iringan Bang Edo Canssanova yang membawakan lagu-lagu ciptaannya sendiri secara karaoke, menambah keakraban antar peserta dan pengisi acara.

Puncak Tawa Bersama Komika Nasional

Sesi siang setelah ISOMA menjadi puncak ledakan tawa. Komika nasional Tata Gibrig naik panggung dengan bit-bit yang membuat suasana makin “geer”. Disusul oleh Panca Atis, komika nasional lainnya yang tampil memukau dengan produksi punchline yang tajam dan bertubi-tubi.

Sebagai penutup yang manis, Kak Mul hadir membawakan dongeng edukatif bersama boneka kesayangannya, Beben, yang memikat perhatian seluruh hadirin.

Penutup dan Dukungan Media

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol solidaritas antara para seniman dan komunitas disabilitas. Kemeriahan ini juga terdokumentasi dengan baik berkat dukungan peliputan dari faktaintegritas.id, detikinformasi.com, inijabar.com, kandidat-kandidat.com, mdinews.com, dan imbcnews.com,elegannews.com,mediainfohuku.com.

FESTACOM 2026 sukses menjadi bukti bahwa tawa adalah bahasa universal yang mampu meruntuhkan sekat, selama dibawakan dengan cara yang santun dan penuh inspirasi.(red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *