February 22, 2024

Warga Desak Pabrik Pembuang Asam Sulfat ke Sungai Cikaso Tanggung Jawab

faktaintegritas.id – Kasus pencemaran limbah yang diduga dilakukan oleh PT Clariant Adsorbent Indonesia (CAI) terus berlanjut. Warga mengancam akan melakukan demo besar-besaran apabila tidak ada solusi terkait permasalahan itu.

Warga menilai pasca aksi demonstrasi warga beberapa waktu lalu, terhadap perusahaan itu, hingga kini belum ada titik temu atau solusi yang baik dari kedua belah pihak. Farid, warga sekaligus Kepala Dusun (Kadus) Ciomas, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah menyebut warga mempersoalkan pengolahan limbah dari perusahaan itu.

“Saat aksi beberapa waktu lalu pihak perusahaan berjanji tiga hari ke depan akan bertangungjawab atas apa yang telah dibuat dalam pengolahan limbahnya. Namun, hingga saat ini sudah ada tiga hari lebih pihak perusahaan belum juga melakukan mediasi atau pertemuan kembali bersama warga terdampak,” kata Farid kepada wartawan, Minggu (8/8/2021).

Farid mengungkap hingga saat ini warga terus berupaya menagih janji untuk meminta pertanggungjawaban kepada pihak PT Clariant terhadap permasalahan dampak kepada masyarakat yang sudah terkena limbahnya.

“Iya, dalam artian sekarang itu sudah masuk lebih dari tiga hari pada perjanjian dari PT Clariant yang belum terealisasi. Bahkan belum juga ada mediasi dengan pihak perusahaan kepada masyarakat,” jelasnya.

Warga bahkan mengancam untuk kembali melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran kepada PT CAI apabila dalam waktu dekat ini, tidak segera melakukan mediasi dengan warga yang terdampak dari kebocoran limbah yang mencemari Sungai Cikaso tersebut.

“Kami dari warga dua desa yakni Desa Neglasri, Kecamatan Lengkong dan Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, akan melakukan aksi besar-besaran atau aksi yang lebih besar lagi untuk menuntut pihak perusahaan, jika tidak ada proses mediasi kepada masyarakat untuk mempertangugungjawaban perihal kerusakan ekosistem yang ada di Sungai Cikaso,” pungkas dia.

Sebelumnya, PT Clariant Adsorbent Indonesia sudah buka suara soal adanya pencemaran limbah H2SO4 atau asam sulfat ke aliran Sungai Cikaso, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi. Perusahaan penghasil bentonite itu mengakui pihaknya membuang limbah tersebut ke aliran sungai.

Endang, salah seorang staf bagian administrasi di perusahaan itu menyebut pada Rabu (4/8), pihaknya menerima informasi soal air sungai yang tiba-tiba berwarna putih. Saat itu juga pihak perusahaan menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan.

“Pada tanggal 4 Agustus, perusahaan mendapat informasi laporan warga ada air yang jelek berwarna putih. Kemudian perusahaan menindaklanjuti laporan warga tersebut dengan menurunkan tim langsung ke lokasi kurang lebih dari pabrik itu 2 kilometer,” kata Endang kepada¬†detikcom, Jumat (6/8).

Sumber : detik.com

websites https://www.aaaimitation.com/. New https://www.bothglow.com/. 24 Hours Online wannareplica. Under $200 replica watches. over at this website www.montresdecopie.com. Buy now https://www.cheapreplicawatch.net/. More about the author https://fakewatcherolex.net/. Continue replica rolex watches. check this site out best replica watch site 2020. my site https://www.watchesf.com. Discover More https://www.emailwatches.com. More details about webpage: rolex swiss replica. useful source replica breitling. see it here replica patek philipe. 30% off businesstagheuer.com. have a peek at these guys https://www.musicfranckmuller.com/. successful feeling travelhublot. browse this site aaa replica watch. try this site tag heuer replica. click to investigate breitling bentley replica.