Bekasi Selatan –
Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di tingkat kelurahan, Tatang Hidayat, Pengurus Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) “Tunas Mandiri” Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, terus mendorong pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) di lingkungan masyarakat.

Posyantek “Tunas Mandiri” berperan penting sebagai pusat informasi, edukasi, dan inovasi teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat lokal. Melalui lembaga ini, warga diberikan bimbingan untuk menerapkan teknologi sederhana namun efektif, guna mendukung usaha kecil, peningkatan produktivitas, dan pelestarian lingkungan.

Menurut Tatang Hidayat, Posyantek bukan hanya sekadar program formal, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi.

“Kami ingin Posyantek menjadi wadah edukatif yang mendekatkan masyarakat dengan teknologi yang relevan dan bisa langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi Tepat Guna adalah solusi untuk membangun kemandirian dari tingkat kelurahan,” ujar Tatang.

Kegiatan Posyantek “Tunas Mandiri” meliputi pelatihan keterampilan, pendampingan bagi pelaku UMKM, hingga pengenalan teknologi ramah lingkungan. Selain itu, Posyantek juga memberikan edukasi kepada generasi muda agar melek teknologi sejak dini dan mampu berinovasi sesuai potensi lokal.

Program ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa dan kelurahan di era digital. Dengan dukungan dari perangkat daerah dan kolaborasi warga, Posyantek “Tunas Mandiri” Jakasetia diharapkan menjadi contoh gerakan inovasi masyarakat yang berkelanjutan di Kota Bekasi.

“Harapan kami, Posyantek dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Bekasi agar masyarakat semakin produktif, kreatif, dan mandiri,” tambah Tatang Hidayat menutup keterangannya.

Berikut ini sekilas Literasi Gerakan Nasional dibentuknya POSYANTEK dengan Tehnologi Tepat Guna di tingkat Desa / Kelurahan

Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) Tepat Guna, adalah lembaga yang dibentuk secara nasional melalui Peraturan Kementrian untuk dijalankan ditingkat desa/kelurahan guna memberikan pelayanan :  teknis, informasi, promosi, dan orientasi terkait Teknologi Tepat Guna (TTG).

Gerakan ini dibentuk dengan maksudtujuan, dan sasaran tertentu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di lingkungan pedesaan / kelurahan. 

Maksud

Maksud utama dari pembentukan Posyantek adalah menciptakan sebuah wadah atau lembaga di tingkat desa/kelurahan yang dapat berperan sebagai pusat informasi dan pelayanan terkait penerapan TTG. Ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teknologi modern dengan kebutuhan dan kondisi lokal masyarakat, sehingga teknologi yang digunakan dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan.

Tujuan

Pembentukan gerakan Posyantek dengan TTG memiliki beberapa tujuan utama:

  • Pengembangan dan penerapan TTG : Memastikan bahwa teknologi yang digunakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tidak merusak lingkungan, serta dapat dikelola dan dipelihara dengan mudah oleh masyarakat setempat.
  • Pemberdayaan masyarakat : Mendorong kemandirian masyarakat desa melalui pelatihan, pendampingan, dan pengembangan inovasi lokal. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memanfaatkan TTG untuk meningkatkan kualitas hidup.
  • Peningkatan ekonomi lokal : Memanfaatkan TTG untuk meningkatkan produktivitas usaha ekonomi masyarakat, mengembangkan kewirausahaan, dan menciptakan lapangan kerja baru di pedesaan / kelurahan.
  • Pengelolaan sumber daya alam : Menerapkan TTG dalam pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, sehingga dapat menjamin kelestarian lingkungan dan keadilan antar generasi.
  • Peningkatan kualitas pelayanan publik : Melalui penerapan TTG, pelayanan publik di tingkat desa/kelurahan dapat ditingkatkan, baik dari segi akses informasi maupun transparansi administrasi.

Sasaran

Sasaran dari gerakan Posyantek dengan TTG adalah:

  • Seluruh lapisan masyarakat desa / kelurahan : Terutama masyarakat pedesaan / kelurahan dan daerah yang paling membutuhkan akses dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan.
  • Kelompok usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) : Melalui pendampingan dan pelatihan, Posyantek membantu UMKM untuk mengadopsi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan nilai tambah produk mereka.
  • Pelaku inovasi lokal : Memberikan ruang bagi individu atau kelompok yang memiliki ide inovatif di bidang teknologi untuk mengembangkan dan menerapkan gagasan mereka.
  • Pemerintah desa / kelurahan dan perangkatnya : Membantu pemerintah desa / kelurahan dalam menyelenggarakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan TTG.
  • Kaum muda dan pelajar : Memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang teknologi kepada generasi muda, sehingga dapat menumbuhkan semangat inovasi sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *