JAKARTA — Sebanyak 271 peserta mengikuti kegiatan Run for Ramadhan sejauh 5 kilometer di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian Ramadhan Bersama RISKA (RBR) 2026, sekaligus wadah aksi sosial untuk mendukung revitalisasi Musala Nur Hidayah di Koja, Jakarta Utara.
Run for Ramadhan merupakan agenda tahunan Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) yang tahun ini dikemas lebih semarak dan inklusif. Selain berolahraga, para peserta secara langsung berkontribusi pada penggalangan dana sosial melalui biaya pendaftaran yang dialokasikan untuk program Anjangsana Sosial RISKA (ANSOR).
Ketua Umum RISKA 2026, Rizaldi, menyampaikan bahwa Run for Ramadhan telah menjadi bagian dari rangkaian RBR selama tiga tahun terakhir. Namun, pada 2026 ini antusiasme peserta meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Run for Ramadhan tahun ini kami kemas lebih rapi. Peserta mendapatkan race pack dan medali sebagai bentuk apresiasi. Sementara sebagian dana pendaftaran dialokasikan untuk program sosial ANSOR, yakni revitalisasi Musala Nur Hidayah di Jakarta Utara,” ujar Rizaldi.
Rizaldi menjelaskan, rute lari sepanjang 5 kilometer dimulai dari Pintu Barat Masjid Agung Sunda Kelapa, melintasi Taman Suropati, Jalan Teuku Umar, Jalan HOS Cokroaminoto, Taman Menteng, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Ki Mangunsarkoro, dan kembali finis di Masjid Agung Sunda Kelapa.
Selain sebagai bentuk aksi sosial, Run for Ramadhan juga diharapkan menjadi sarana syiar Ramadhan yang dekat dengan gaya hidup anak muda.
“Tren lari cukup kuat di kalangan anak muda. Kami mencoba menjahit semangat itu dengan Ramadan, sehingga kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga charity dan pengingat bahwa Ramadhan sudah di depan mata,” lanjut Rizaldi.
Setelah menyelesaikan lari, peserta mengikuti jeda ibadah salat Dhuha, dilanjutkan dengan rangkaian Sunda Kelapa Youth Festival (SKY Fest). Kegiatan ini menghadirkan pembagian doorprize, penampilan akustik dari Adik Asuh RISKA (AAR) dan komunitas Mari Bercerita (Marita), serta berbagai aktivitas kreatif lainnya.
Influencer Run for Ramadhan, Tammy Shahab, mengapresiasi peningkatan kualitas penyelenggaraan acara tahun ini. Ia menilai Run for Ramadhan 2026 lebih tertata dan nyaman bagi peserta.
“Saya sempat melihat pelaksanaan tahun lalu, dan tahun ini jauh lebih rapi dan proper. Start dan finish-nya jelas, lebih ramai, ada medalinya, dan cuacanya juga mendukung. Adem, tidak hujan, tidak panas. Berkah,” ujar Tammy.
Tammy berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kebersamaan selama Ramadhan, baik bersama keluarga maupun teman.
Sementara itu, salah satu peserta, Rizkia Aprilia, mengaku baru pertama kali mengikuti Run for Ramadhan. Meski datang seorang diri, ia merasakan pengalaman positif dari kegiatan ini.
“Awalnya saya datang sendiri dari Matraman, tapi akhirnya dapat teman. Larinya fun, cocok untuk pemula, dan sangat direkomendasikan,” tutur Rizkia.
Ketua RBR 2026, Zaky Ardi Saputra, menambahkan bahwa RBR 2026 mengusung tema “Mulai Lagi”, sebagai ajakan bagi masyarakat—khususnya generasi muda—untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan.
“Tidak ada kata terlambat untuk mulai lagi. Ramadhan bisa menjadi titik awal untuk kembali menata diri dan menumbuhkan kebaikan,” kata Zaky.
Tentang RBR 2026
Ramadhan Bersama RISKA (RBR) 2026 terdiri dari tiga rangkaian utama, yakni SKY Fest, Anjangsana Sosial (ANSOR), dan SKY Night.
SKY Fest diselenggarakan pada Minggu, 1 Februari 2026, dengan konsep festival outdoor yang menghadirkan Run for Ramadan 5K, SKY Market dengan berbagai tenant, live performance, workshop kreatif, talk show, hingga sesi reflektif Return to Light. Pada sesi talk show, RISKA menghadirkan Ustaz Jojo Ali Yusuf, Ustaz Edgar Hamas, dan Ustaz Rizky Fadillah yang membahas hijrah, makna memulai kembali di Ramadhan, serta isu kesehatan mental anak muda.
Rangkaian kedua, ANSOR, akan dilaksanakan pada 8 Maret 2026 dengan fokus revitalisasi Musala Nur Hidayah di Koja, Jakarta Utara. Program ini menargetkan perbaikan sarana ibadah yang selama ini dinilai kurang layak, mulai dari atap, toilet, hingga fasilitas pendukung lainnya.
Adapun rangkaian penutup adalah SKY Night, yang akan digelar pada 10 malam terakhir Ramadhan. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk talk show kolaboratif sebagai ruang refleksi dan penguatan spiritual menjelang akhir bulan suci.
Dengan melibatkan sekitar 75 panitia yang didominasi anak muda usia 18–30 tahun serta relawan pelajar, RISKA berharap RBR 2026 dapat menjadi ruang belajar, kolaborasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Tentang RISKA
Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) merupakan organisasi kepemudaan yang berfokus pada pengembangan diri, pembelajaran Islam, serta penguatan minat dan bakat generasi muda melalui kegiatan olahraga, seni, hobi, dan aksi sosial.
Melalui tagline “RISKA Muda, Gaul, Berkarya”, RISKA berkomitmen menjadi wadah positif bagi anak muda untuk tumbuh, berkarya, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.
