faktaintegritas.id – Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) DKI Jakarta mengadakan kegiatan Pelantikan Pengurus Wilayah (PW) GMPI DKI Jakarta Periode 2021-2026 pada Rabu (09/03).
Bertempat di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, acara pelantikan ini dihadiri oleh Ketua Umum PP GMPI Dr. H. Achmad Baidowi, S.Sos., M.si., Sekjen PP GMPI Rizkiansyah, Sekwil DPW PPP, Gus Najmi Mumtaza Rabbany, Ketua PW GMPI DKI Jakarta Islahudin, Sekretaris PW GMPI DKI Jakarta Sofyan Hadi, Ketua Plt DPW DKI Jakarta Farhan Hasan Al Amri, Anggota DPD RI Fahira Idris, Plt Ketua Bamus Betawi Riano P Ahmad, dan Tokoh Pemuda DKI Guruh Tirta Lunggana.
Ketua Panitia Pelantikan Pengurus Wilayah GMPI DKI Jakarta, Aulia Iskandar dalam laporannya mengatakan “Kegiatan kali ini rangkaian agenda kegiatan lainnya, seperti bakti sosial untuk warga DKI Jakarta yang terdampak Covid-19 yang disalurkan oleh Pengurus Cabang seluruh DKI Jakarta. Selain agenda baksos, kami juga melaksanakan diskusi publik dengan tema “Masa Depan Jakarta Paska Hadirnya Undang-Undang Ibu Kota Negara (UU IKN)”,” tutur Aulia.
“Ini menjadi bagian penting, karna GMPI merupakan wadah pemuda yang menjunjung tinggi asas intelektualitas yang berwawasan, serta berperan aktif sebagai sumber insani pembangunan Nasioal yang mempunyai wawasan kebangsaan yang utuh. Tentu hal ini tidak terlepas dari slogan yang diikrarkan oleh GNPI sendiri, yaitu “Sanggup Mengatasi Tantangan”. sambungnya.
Aulia berharap bahwa pada acara pelantikan tersebut dapat berjalan dengan hikmat, lancar dan sukses. “Besar harapan saya pelantikan PW GMPI DKI Jakarta hari ini dapat berjalan hikmat, lancar serta sukses,”
Ketua Umum PP GMPI Dr. H. Achmad Baidowi dalam sambutannya mengatakan “GMPI sebagai salah satu badan otonom partai, sebagai sebuah organisasi yang independen, namun menyalurkan afiliasi politiknya kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tentu PW GMPI memiliki peran yang ganda. Di satu sisi memberikan masukan kepada Pemerintah DKI Jakarta sebagai representasi warga Jakarta secara keseluruhan dan juga memberikan kontribusi kepada Partai Persatuan Pembangunan (PPP) selaku induk dari organisasi GMPI,” ucap Achmad.
Achmad pun mengingatkan kepada Pimpinan PW GMPI DKI Jakarta yang baru agar kinerjanya melebihi kepengurusan Pimpinan wilayah yang lalu. “Sekitar 10 tahun yang lalu, GMPI DKI Jakarta juga dilantik di tempat ini. Tetapi kami ingatkan kepada Pimpinan PW GMPI DKI Jakarta, boleh semangat pelantikannya sama dengan periode yang lalu, tetapi semangat kerjanya harus melebihi periode yang lalu. Pesan kami dari Pengurus Pusat (PP) agar kinerjanya melebihi kepengurusan Pimpinan Wilayah periode yang lalu,” tutur Achmad.
Terkait UU IKN, Achmad Baidowi mengatakan “Seiring dengan munculnya UU IKN, Undang-undang No. 3 Tahun 2022, menjadi tantangan tersendiri bagi DKI Jakarta. Khususnya bagi kader-kader PW GMPI DKI Jakarta. Artinya, Jakarta mau diapakan kedepannya? Tentu teman-teman harus ambil bagian untuk urun rembuk. Jakarta yang pada malam hari ini dihuni oleh sekitar 13 juta orang dan pada siang hari mungkin dihuni oleh 15 juta orang, tentu masa depannya harus dipikirkan,” ujarnya.
“Saya berharap meskipun ibukota negara pindah, Jakarta masih menjadi kota terbesar di Indonesia. Maka tugas GMPI ada disitu untuk memberikan konsep, memberikan kajian-kajian secara mendalam sesuai dengan ciri pergerakan GMPI selama ini. Jadi tolong kepada teman-teman GMPI DKI Jakarta, harus berkontribusi nyata kepada pembangunan di DKI Jakarta. Apapun bentuk pemerintahan DKI Jakarta kedepan,” lanjutnya.
Ketua PW GMPI DKI Jakarta, Islahudin dalam sambutannya mengatakan “Kami berharap di masa yang akan datang kita bisa terus bekerja sama untuk membangun DKI Jakarta khususnya. Mari kita membangun DKI Jakarta, mari kita sumbangkan pikiran, mari kita sumbangkan semangat dan sumbangkan berbagai hal untuk DKI Jakarta yang kita cintai ini. Untuk PW GMPI DKI Jakarta yang baru saja dilantik, kami mengajak teman-teman untuk bersama-sama membesarkan GMPI, membuat GMPI menjadi organisasi yang cukup dikenal di DKI Jakarta, memberikan sumbangsih di DKI Jakarta. Mari kita bekerja sama. GMPI DKI Jakarta ini diisi oleh anak-anak muda dengan berbagai latar belakang, sehingga dengan latar belakang tersebut kita bisa bekerja sama, saling mengisi dan memberi yang terbaik untuk DKI Jakarta dan untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta khususnya,” kata Islahudin.



