JAKARTA — Kegiatan Anjangsana Sosial Remaja Islam Sunda Kelapa (ANSOR) yang ditandai dengan revitalisasi Musala Nur Hidayah di wilayah Kp Beting, RT 008, RW 018, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Menurut Lurah Tugu Utara, Kusmadi, ANSOR adalah inisiasi yang baik dari anak-anak muda yang bergerak atas nama sosial dan kemanusiaan.

Ia juga berterima kasih karena musala yang setiap harinya dipakai warga untuk beribadah  akhirnya dapat direnovasi setelah lama dalam kondisi kurang layak. 

“Kami dari Kelurahan Tugu Utara sangat mengapresiasi inisiatif dan kerja keras seluruh panitia yang telah mengadakan kegiatan sosial yang sangat baik ini, terlebih dilaksanakan di bulan suci Ramadan yang penuh berkah,” kata Kusmadi dalam sambutannya, Minggu (8/3/2026).

Kusmadi menilai, kegiatan ANSOR ini tidak hanya dapat mempererat kebersamaan di tengah masyarakat, tapi juga dapat memberi manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan. 

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat yang besar, baik bagi para donatur yang telah berbagi rezeki, maupun bagi para penerima manfaat yang merasakan langsung bantuan tersebut,” kata Kusmadi.

Ia berharap, aktivitas sosial seperti ANSOR, dapat terus berkembang dan keberkahannya dapat dirasakan oleh semakin banyak orang.

Apresiasi juga datang dari Muhammad Turo selaku Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Musala Nur Hidayah. Menurutnya, kehadiran Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) yang membawa program ANSOR ini merupakan kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri untuk masyarakat setempat.

Turo mengakui jika Musala Nur Hidayah yang dipakai masyarakat setiap hari untuk beribadah, kurang memberikan kenyamanan.

Oleh karena itu, ia sangat bersyukur akan kehadiran RISKA yang membantu memperbaiki musala tersebut. 

“Semoga kegiatan yang dilaksanakan hari ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua, mempererat silaturahmi, serta membawa keberkahan bagi Musala Nur Hidayah dan lingkungan sekitar,” jelas Turo.

Lebih lanjut, Benjamin Harry San selaku perwakilan DKM Masjid Agung Sunda Kelapa menyampaikan bahwa masjid seharusnya berperan sebagai pusat peradaban.

Sehingga, perlu ada sosialisasi kepada masyarakat agar memiliki rasa memiliki terhadap masjid.

“Maka fungsi masjid akan berjalan secara maksimal. Masjid akan hidup dengan kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan,” ujar Benjamin dalam sambutannya, Minggu.

Untuk itu, pengabdian masyarakat yang dilakukan RISKA dapat menjadi fondasi yang baik agar masjid tetap hidup dan terus memberi manfaat bagi umat.

“Semoga dari musala ini lahir berbagai kegiatan yang memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah (tali persaudaraan), dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Umum RISKA, Rizaldi Prasetyo menyampaikan bahwa ANSOR merupakan salah satu rangkaian kegiatan tahunan yang bertajuk Ramadhan Bersama RISKA (RBR) 2026.

Lewat ANSOR, Rizaldi berharap tali persaudaraan antar masyarakat bisa terbangun, semangat beribadah semakin kuat, dan peran masjid di tengah masyarakat lebih terasa hadir.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial yang berhenti pada hari ini saja. Justru kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari langkah-langkah baik yang terus berlanjut ke depannya,” kata Rizaldi dalam sambutannya, Minggu (8/3/2026).

Karena itu, Rizaldi bersama panitia ANSOR tidak hanya melakukan simbolisasi revitalisasi musala, tetapi juga memberikan edukasi untuk anak-anak dan masyarakat sekitar.

Selain itu, ada pula bingkisan yang diberikan untuk sejumlah pihak, mulai dari yatim piatu, dhuafa, disabilitas, hingga marbot dan pengurus masjid.

“Semoga melalui kegiatan ini, kita semua dapat mengambil manfaat, memperkuat kebersamaan, serta semakin memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan umat,” katanya.

Salah satu pengisi acara dalam kegiatan edukasi untuk anak-anak di ANSOR, Fatimah Ali Shahab, influencer sekaligus dokter gigi, mengaku senang bisa terlibat langsung di kegiatan ANSOR tahun ini.

Perempuan yang karib disapa Tammy Shahab itu menyampaikan bahwa ia sudah lama mengetahui RISKA dan aktivitas positifnya.

Namun khusus tahun ini, Tammy ikut terlibat langsung dan berbagi edukasi tentang perawatan gigi yang baik untuk anak-anak.

“Kegiatan ini tuh bagus banget, selain kayak peduli sesama dan juga jadi kayak bikin semangat ya, karena kita kan interaktif dengan anak-anak yang kita jarang ketemu, kita bisa berbagi, bisa kasih ilmu, jadi senang sih,” kata Tammy saat diwawancarai, Minggu (8/3/2026). 

Tammy menilai, kegiatan ANSOR ini sangat bermanfaat untuk masyarakat yang menerima manfaat, sebab mereka merasa keberadaannya diperhatikan dan banyak ilmu positif yang akhirnya bisa diterapkan.

Karenanya, Tammy berharap ANSOR dapat terus dilaksanakan secara konsisten untuk lebih banyak menebarkan kebaikan kepada masyarakat.

“Karena kan memang sangat bermanfaat. Ya paling dikembangkan lagi agar selalu ada tiap tahunnya,” pungkasnya. 

Tentang RISKA

Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) merupakan organisasi pemuda untuk mengembangkan diri, belajar Islam, bergaul, dan mendapatkan teman yang bisa saling menyemangati dalam kebaikan, serta mengeksplor minat dan bakat anggotanya, mulai dari bidang olahraga, seni, hobi hingga kegiatan sosial.

RISKA menjadi salah satu barometer remaja masjid di Indonesia, terlihat dari antusiasme remaja masjid dari berbagai provinsi di Indonesia yang melakukan studi banding ke RISKA.

Tentang ANSOR

Anjangsana Sosial RISKA (ANSOR) adalah program sosial berkelanjutan dari Remaja Islam Sunda Kelapa (RISKA) yang berfokus pada aksi sosial, renovasi tempat ibadah, dan bantuan kepada masyarakat yang kurang terekspos. ANSOR merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan Bersama RISKA (RBR), seperti revitalisasi musala dan berbagai kegiatan sosial lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *