faktaintegritas.id : Organisasi Masyarakat bernama PPM akronim dari Pusat Peranserta Masyarakat, mengadakan pertemuan guna mambahas pembentukan pengurus sekaligus persiapan deklarasi, rapat digelar di Kantin kampus UNISMA Kota Bekasi, pada hari Kamis, (10/07/25)

Pertemuan pembentukan pengurus PPM ( pusat peranserta masyarakat) Kota Bekasi  di prakarsai oleh Gede Pharma selaku pengurus Pusat PPM yg diberi mandat oleh sekjen PPM Pusat untuk membentuk PPM Bekasi,  nampak hadir dalam acara tersebut pengiat sosial perempuan di bekasi seperti bu Paini pemilik kedai Inspirasi, sekaligus sebagai pimpinan rumah singgah disabilitas , ibu Tri warti pelaku umkm dan ketua komunitas umkm pribumi, ketua komunitas Ami ( Anugerah Mentari Indonesia)Bekasi ,ibu Twolive guru tahsin dan tutor di yayasan cahaya anak negeri,  dan ibu RW yg aktif bergerak mengajak kaum perempuan produktif .serta
Di hadiri pula tokoh2 ppm pusat seperti Pak Pupun, Ustad Defri Nasution, Pak Yaminudin , pak Parito ketua yayasan ppm pusat, pak Eka Nuryawan selaku advokat, Imam Su’udi guru tahsin dan pebisnis.

Dalam pertemuan perdana ini, disepakati beberapa poin penting sebagai langkah awal:

  1. Kepengurusan PPM Kota Bekasi akan dipimpin oleh kaum perempuan, untuk memastikan kebijakan yang ramah perempuan, keluarga, dan kelompok rentan.
  2. Struktur kepengurusan bersifat kolektif-kolegial, dengan presidium yang beranggotakan 3–5 perempuan.
  3. Ibu Tri Warti ditunjuk sebagai Sekretaris PPM Kota Bekasi.
  4. Para tokoh laki-laki yang hadir, seperti Mas Pupun,  Kang Defri, Bang Yaminuddin, Mas Eka, dan lainnya, diminta sebagai Dewan Pembina, yang akan mendukung keberhasilan program kerja PPM Kota Bekasi.
  5. Susunan pengurus lengkap dan definitif akan dirumuskan pada pertemuan berikutnya, di bawah koordinasi mandataris PPM Kota Bekasi.
  6. Usulan untuk menata kembali taman-taman kota Bekasi agar lebih ramah perempuan dan keluarga.
  7. Komitmen untuk memperhatikan hak-hak penyandang difabel sebagai bagian integral dari program-program PPM Kota Bekasi.

Pertemuan ini menjadi tonggak awal bagi PPM Kota Bekasi untuk menghadirkan wadah pemberdayaan masyarakat yang inklusif, berpihak pada perempuan, dan peduli pada kelompok rentan. Dengan semangat gotong royong, PPM Kota Bekasi diharapkan menjadi pelopor gerakan sosial berbasis partisipasi warga di tingkat lokal.

Pertemuan selanjutnya akan difokuskan untuk merumuskan dan menetapkan kepengurusan lengkap serta program kerja PPM Kota Bekasi secara definitif.(defri cane)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *